Di tengah perkembangan teknologi digital, pemanfaatan Internet of Things (IoT) semakin banyak diterapkan untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Hal tersebut diwujudkan oleh mahasiswa Universitas Tiga Serangkai melalui pengembangan dua inovasi berbasis IoT untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila di BUMDes Jaya Janti, Klaten.
Dalam kegiatan tersebut, satu tim mahasiswa menghasilkan dua inovasi, yaitu Sistem Monitoring Kualitas Air Berbasis IoT, Sistem Pakan Otomatis Berbasis IoT dengan Website dan Prediksi. Kedua inovasi tersebut dikembangkan untuk membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan budidaya ikan melalui pemanfaatan teknologi, otomatisasi, dan data.
Sistem Monitoring Kualitas Air dikembangkan oleh Yusuf Cahyo Nugroho, Dika Setiawan, dan Alfirdous Geraldi Agviandra. Sistem ini mampu membaca sejumlah parameter kualitas air menggunakan sensor pH, TDS, suhu, dan ketinggian air, kemudian mengirimkan data ke server untuk ditampilkan melalui website. Data dapat dipantau dalam bentuk informasi dan grafik sehingga perubahan kondisi air dapat diketahui dengan lebih mudah tanpa pencatatan secara manual. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur prediksi yang memanfaatkan data historis hasil pengukuran untuk memberikan informasi tambahan mengenai kecenderungan kondisi kualitas air.
Sementara itu, Sistem Pakan Otomatis Berbasis IoT dikembangkan oleh Yusuf Cahyo Nugroho, Dika Setiawan, dan Nawang Wulan. Sistem tersebut dirancang untuk membantu proses pemberian pakan ikan secara lebih teratur dan terkontrol dengan memanfaatkan teknologi otomatisasi dan IoT. Selain mengatur proses pemberian pakan, sistem ini juga dilengkapi dengan fitur prediksi yang memanfaatkan data pemberian pakan untuk memberikan informasi pendukung dalam pengelolaan kebutuhan pakan ikan. Dengan adanya fitur tersebut, sistem tidak hanya berfungsi sebagai perangkat otomatisasi, tetapi juga memanfaatkan data untuk mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan budidaya ikan.
Dalam proses pengembangannya, tim mendapatkan pendampingan dari Ibu Yenny Rahmawati, S.T., M.Eng. dan Bapak Ahmad Muhariya, S.Kom., M.Kom. Pendampingan dilakukan mulai dari proses perancangan hingga pengembangan kedua inovasi berbasis IoT.

Gambar 4. Penerbitan Surat Hak Cipta (HAKI)

